Monday, August 20, 2018

KEHIDUPAN MANUSIA

Mungkin kebutuhan dunia terbesar dewasa ini, baik itu kebutuhan secara jiwa, rohani dan obat-obatan adalah "hati yang penuh pengharapan". hati yang penuh pengharapan, tidak mudah dilanda putus asa, kuatir, takut, namun tegar dalam menghadapi masa kesukaran.
"Hati yang penuh pengharapan ibarat obat yang menyembuhkan dan saya mempergunakannya lebih dari apapun - dapat menyembuhkan apa saja", demikian ungkapan Dr. McNair Wilson, ahli jantung yang sangat terkenal dari Amerika.

hati yang penuh pengharapan adalah kebutuhan setiap manusia. kebutuhan setiap orang percaya. Mengapa? karena kita sedang hidup pada dunia yang diwarnai ketegangan, masalah,perang,teror dan segala kesukaran yang membuat hidup ini tak seperti biasanya. Dan hati yang penuh pengharapan saja yang sanggup menghadapi semua ini. Seperti apa yang di ungkapkan oleh Tuhan Yesus Kristus : "Semuanya itu ku katakan kepadamu,  supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, aku telah mengalahkan dunia." (Yohanes 16:33).
Tanpa hati yang kuat, penuh pengharapan, kita tidak mampu bertahan dalam iman kepada Allah, dalam menjalani zaman akhir ini. zaman yang diwarnai kesukaran, kesulitan dan berbagai masalah kehidupan yang membuat hidup tak seperti biasanya. "Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir, akan datang masa yang sukar."(2 Timotius 3:1). masalah ada setiap saat dan dimana-mana. menghadapinya dengan hati yang teguh dan pengharapan. kita dapat bersungut dan menyalahkan Allah dalam menghadapi masalah, seperti yang diperbuat oleh sebagian orang, atau kita dapat menerima penderitaan sebagai bahagian dari kehidupan dalam dunia.

Tanpa Allah dan tuntutanya, kita tidak sanggup menghadapi segala macam penderitaan dalam dunia ini. karena akar penderitaan adalah dosa, saat Allah berkata kepada Hawa : "FirmanNya kepada perempuan itu : susah payahmu waktu mengandung akan kubuat sangat banyak;dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu" (Kejadian 3:16).
jika Allah tidak menyelesaikan dosa manusia melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib, maka tidak ada kesanggupan manusia dalam menhadapi. namun syukur kepada Allah dalam Yesus Kristus, bahwa Dia kita sanggung menghadapi segala perkara. seperti apa yang diungkapkan Rasul Paulus : "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (1 korintus 10:13).

 kita tidak perlu takut terhadap masalah dan pencobaan. Allah tidak menginjikan sesuatu terjadi diluar kesanggupan kita, namun jika itu terjadi, Ia juga yang memberi kekuatan supaya kita sanggup , menghadapinya. yang perlu kita kerjakan adalah bagaimana memilliki hati yang kuat dan penuh pengharapan.


Tuhan Yesus Memberkati 😇





No comments:

Post a Comment

STUDY

SPIRITUALITAS PEMIMPIN KRISTEN

SPIRITUALITAS PEMIMPIN KRISTE N Pemimpin adalah seorang yang mengepalai seorang dan tentunya seorang yang bekerja keras dalam mengel...

SMARTH